Bagian 1: Cahaya Langit
“Dan akhirnya sang putri dan sang pangeran
hidup bahagia selamanya…”.
Cerita berakhir,
begitupula berakhirlah aktivitasku dalam satu hari ini. Dalam temaram lampu
meja kamarku, bunda menutupnya dengan kisah “Cinderella dan Sepatu Kaca”nya.
Tapi kisahku tak berhenti sampai malam ini. Di saksikan bulan purnama yang
bertahta di singgasana langitNya, menjadi saksi pesan malam bunda padaku yang
telah terlelap tidur. Sambil mengecup hangat keningku, ia berkata,
“Selamat malam, sayang.
Tutuplah matamu, nikmati gelapnya malam ini. Dan bukalah matamu, untuk esok
yang penuh dengan warna”
***
Pagi akhirnya tiba.